KUBET – Pesawat American Airlines Terbelah Usai Tabrakan dengan Helikopter Black Hawk

 

KOMPAS.comPesawat American Airlines terbelah menjadi dua usai bertabrakan dengan helikopter militer Black Hawk di atas Sungai Potomac, Washington DC pada Rabu (29/1/2025) malam waktu setempat.

Dilansir Kompas.com (30/1/2025), pesawat American Airlines telah terbelah menjadi dua sebelum jatuh ke sungai dan sebagian membeku.

Badan Penerbangan Federal AS (FAA) mengonfirmasi bahwa pesawat yang terlibat dalam kecelakaan adalah jet regional Bombardier CRJ-700 milik PSA Airlines, yang beroperasi untuk American Airlines.

Pesawat dengan nomor penerbangan 5342 itu sedang dalam perjalanan dari Wichita, Kansas, menuju Washington DC saat kejadian berlangsung.

“Tabrakan terjadi sekitar pukul 21.00 waktu setempat, tepat saat pesawat mendekati landasan pacu,” demikian laporan BBC.

Baca juga: Jasad Korban Kecelakaan Pesawat American Airlines Terdampar di Tepi Sungai

Sungai Potomac yang Dingin Menyulitkan Evakuasi

Kondisi sungai yang dingin dan sebagian membeku menyulitkan proses evakuasi. Menurut laporan NBC4 Washington, sebagian besar bangkai pesawat ditemukan di kedalaman sekitar dua meter.

Sementara itu, New York Post melaporkan bahwa beberapa potongan badan pesawat tampak mengapung di permukaan sungai, dengan beberapa bagian telah dikelilingi kapal tunda untuk diangkat ke darat.

Bahkan, dalam salah satu foto yang beredar, puing-puing pesawat tampak memenuhi separuh perahu penyelamat yang berada di lokasi kejadian.

Sampai saat ini, tim penyelamat yang terdiri dari 300 personel gabungan berbagai instansi negara bagian dan federal masih terus melakukan pencarian korban.

Sejauh ini sebanyak 18 jasad telah ditemukan, sementara belum ada laporan mengenai penumpang yang selamat.

Berdasarkan data manifes penerbangan, pesawat American Airlines tersebut membawa 60 penumpang dan empat awak.

Sementara itu, helikopter UH-60 milik Angkatan Darat AS yang terlibat dalam insiden ini mengangkut tiga personel militer.

Baca juga: Kotak Hitam Pesawat American Airlines Dikabarkan Sudah Ditemukan Tim Penyelam

Penyelidikan Tabrakan Pesawat dan Helikopter Masih Berlangsung

New York Post melaporkan bahwa helikopter tersebut berpangkalan di Fort Belvoir, Virginia, dan tengah menjalani latihan saat tabrakan terjadi. Hingga kini, penyebab pasti kecelakaan masih belum diketahui.

Pihak berwenang, termasuk FAA dan Dewan Keselamatan Transportasi Nasional (NTSB), tengah melakukan investigasi menyeluruh untuk mengungkap faktor penyebab tabrakan tragis ini.

Perkembangan terbaru terkait investigasi dan proses evakuasi akan terus diperbarui seiring berjalannya waktu.

Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Pesawat American Airlines Terbelah 2 Usai Tabrak Heli Black Hawk, Klik untuk baca: https://internasional.kompas.com

 

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

KUBET – Meta Setuju Bayar Trump Rp 406 Miliar atas Penangguhan Akun

WASHINGTON DC, KOMPAS.com – Meta sepakat membayar Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebesar 25 juta dollar AS atau Rp 406 miliar untuk menyelesaikan gugatan terkait penangguhan akunnya setelah insiden serangan ke Gedung Capitol pada Januari 2021.

Seorang juru bicara Meta mengonfirmasi penyelesaian tersebut.

Berdasarkan laporan, sebanyak 22 juta dollar AS dari dana tersebut akan dialokasikan untuk pendanaan perpustakaan kepresidenan Trump, sementara sisanya digunakan untuk biaya hukum dan administrasi.

Baca juga: Trump: Tabrakan American Airlines-Black Hawk Harusnya Bisa Dihindari

Dilansir AFP, gugatan ini bermula ketika Facebook dan Instagram—platform milik Meta—menangguhkan akun Trump setelah ia menyampaikan klaim tanpa bukti mengenai kecurangan dalam pemilu 2020.

Pernyataannya saat itu dianggap memicu pemberontakan oleh para pendukungnya.

Trump kemudian menggugat Meta, Twitter (sekarang X), Google, serta para CEO perusahaan tersebut pada Juli 2021, menuduh mereka menyensor suara konservatif secara tidak adil.

Namun, dalam beberapa bulan terakhir, Trump justru semakin mendekat ke para pemimpin teknologi, termasuk CEO Meta Mark Zuckerberg dan pemilik X, Elon Musk.

Keduanya bahkan menghadiri pelantikan Trump sebagai presiden pekan lalu di Washington, DC.

Zuckerberg, yang mendapat tempat duduk utama dalam acara pelantikan tersebut, telah melakukan serangkaian perubahan besar dalam kebijakan Meta.

Perusahaan mengumumkan penghentian program pengecekan fakta dan moderasi konten di platformnya, termasuk Facebook, Instagram, dan Threads.

Baca juga: Rekaman Audio Ungkap Black Hawk Diminta Terbang di Belakang American Airlines Sebelum Kecelakaan

Selain itu, Meta juga membubarkan program keberagaman, kesetaraan, dan inklusi pada Januari lalu.

Langkah ini dianggap sebagai sinyal bahwa perusahaan ingin menyesuaikan diri dengan kebijakan pemerintahan baru.


Meta pun menunjuk Joel Kaplan—tokoh terkemuka Partai Republik—sebagai kepala urusan global dan mengangkat Dana White, CEO Ultimate Fighting Championship (UFC) sekaligus teman dekat Trump, sebagai anggota dewan direksi.

Baca juga: Pesawat American Airlines Terbelah 2 Usai Tabrak Heli Black Hawk

Berbeda dari kebijakan sebelumnya, Meta bahkan menyumbangkan 1 juta dollar AS untuk dana pelantikan Trump pada Desember lalu.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

KUBET – Terungkap, Semut Mampu Belajar dari Pengalaman Negatif

KOMPAS.com – Semut ternyata mampu belajar dari pengalaman masa lalu. Serangga ini menunjukkan perilaku yang lebih galak terhadap musuh agresif yang sudah dikenal sebelumnya, dan lebih pasif terhadap lawan yang tidak menunjukkan agresivitas. Penemuan ini mengungkapkan bahwa semut dapat menyesuaikan perilakunya berdasarkan pengalaman sebelumnya.

Tim ahli biologi evolusioner dari Universitas Freiburg, yang dipimpin oleh Dr. Volker Nehring bersama mahasiswa doktoral Mélanie Bey, menemukan bahwa semut dapat belajar dari interaksi mereka dengan semut dari sarang lain. Dalam studi tersebut, semut yang sering bertemu dengan pesaing agresif menunjukkan respons agresif yang lebih tinggi di kemudian hari.

Sebaliknya, semut yang berhadapan dengan individu pasif dari sarang lain menunjukkan perilaku yang kurang agresif. Penelitian ini dipublikasikan di jurnal Current Biology.

Baca juga: Kenapa Semut Berjalan Berbaris dalam Satu Garis Lurus?

Semut Menggunakan Bau untuk Mengenali Lawan

Semut menggunakan bau untuk membedakan anggota sarangnya sendiri dengan semut dari sarang lain. Setiap sarang memiliki bau khasnya. Penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa semut cenderung lebih agresif terhadap tetangga terdekat mereka. Mereka sering membuka rahang, menggigit, atau menyemprotkan asam untuk melumpuhkan pesaingnya. Namun, mereka jarang melakukan hal yang sama terhadap sarang yang lebih jauh.

Tim Nehring menemukan bahwa semut mengingat bau penyerang. Itulah sebabnya mereka lebih agresif terhadap pesaing dari sarang yang sudah dikenal.

Untuk mengungkap respon agresif tersebut para ilmuwan melakukan eksperimen dalam dua tahap. Pada tahap pertama, semut diberikan berbagai pengalaman:

  • Kelompok pertama bertemu dengan semut dari sarangnya sendiri.
  • Kelompok kedua bertemu dengan semut agresif dari sarang pesaing A.
  • Kelompok ketiga bertemu dengan semut agresif dari sarang pesaing B.

Setiap pertemuan berlangsung selama satu menit dan dilakukan selama lima hari berturut-turut. Pada tahap kedua, perilaku semut diuji saat bertemu kembali dengan semut dari sarang pesaing A. Hasilnya, semut yang sudah pernah bertemu dengan semut dari sarang tersebut menunjukkan agresi yang lebih tinggi dibandingkan dengan dua kelompok lainnya.

Para peneliti kemudian mengulangi eksperimen ini dengan variasi: mereka membedakan antara semut agresif dan pasif. Semut pasif dibuat dengan memotong antenanya. Di tahap kedua, semut yang sebelumnya hanya berinteraksi dengan pesaing pasif menunjukkan perilaku yang jauh kurang agresif.

Baca juga: Seperti Apa Bau Semut?

Bukti Baru Tentang Kemampuan Belajar Semut

“Kita sering berpikir bahwa serangga itu seperti robot yang sudah diprogram sebelumnya,” kata Nehring. “Studi kami memberikan bukti baru bahwa semut juga belajar dari pengalaman mereka dan bahkan dapat menyimpan dendam.”

Langkah selanjutnya, Nehring dan timnya akan meneliti apakah semut menyesuaikan reseptor penciuman mereka berdasarkan pengalaman, sehingga mencerminkan pembelajaran mereka pada tingkat fisiologis.

Baca juga: Studi Ungkap Semut Bisa Memprediksi Antrean dan Menghindarinya

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

KUBET – Nama Kluivert Disebut Capello Saat Bahas Bintang Juve yang Kurang Bersinar

KOMPAS.com – Nama Patrick Kluivert disebut pelatih legendaris AC Milan, Fabio Capello, ketika mengupas tentang rekrutan gagal dari Juventus pada musim ini.

Dalam bursa transfer musim panas yang lalu, Juventus memboyong Teun Koopmeiners dari Atalanta dengan biaya yang cukup besar.

Si Nyonya Besar mengeluarkan dana yang dilaporkan mencapai 60 juta euro termasuk bonus, untuk meminang Koopmeiners. 

Gelandang asal Belanda itu jadi rekrutan termahal Juventus pada musim panas tahun lalu.

Nilai transfer tersebut lebih tinggi dibandingkan Douglas Luiz yang didapat dari Aston Villa seharga 50 juta euro.

Baca juga: Juventus Buang Sang Kapten, Rekrut Alberto Costa

Juventus berani mengambil langkah berisiko ini karena statistik Koopmeiners yang sangat mengesankan selama bermain di Atalanta.

Pada musim 2022-2023 dan 2023-2024, gelandang berusia 26 tahun ini telah mencetak total 22 gol dan memberikan 9 assist dalam 67 penampilan di Liga Italia.

Namun, sejauh ini, Koopmeiners lebih terlihat sebagai rekrutan yang “flop” alias gagal bagi Juventus.

Koopmeiners, yang sebelumnya merupakan rekan setim Tijjani Reijnders di AZ Alkmaar antara 2017-2021, belum menunjukkan performa sebaik ketika dirinya masih berseragam Atalanta.

Dia baru mencetak 1 gol dan memberikan 3 assist dari 15 penampilan di Serie A 2024-2025 bareng Juve.

Performa pemain timnas Belanda yang telah mengoleksi 20 caps dan 3 gol ini menjadi perhatian Fabio Capello, yang kini berperan sebagai komentator.

Baca juga: Hasil Torino Vs Juventus 1-1, Gol Cantik Dua Nomor 10 dan Kartu Merah Dua Pelatih

Capello berpendapat bahwa Koopmeiners memerlukan momen untuk bangkit kembali, yang mungkin terjadi pada 14 Januari 2025 saat Juventus melawan Atalanta, klub lamanya.

“Performa Koop tidak seperti tahun-tahunnya selama berada di Atalanta,” ujar Capello.

“Tetapi, Anda bisa melihat bahwa dia marah dan melakukan semua yang dia bisa untuk tampil baik di Juventus.”

“Untuk saat ini dia berkeliaran di seluruh area lapangan tanpa menemukan posisi yang tepat.”


KUBET – Turis Australia Jadi Korban Jambret di Bali, Ponsel Rp 10 Juta Dirampas

DENPASAR, KOMPAS.com – Seorang pria warga negara asing (WNA) asal Australia, David M (37) menjadi korban penjambretan di Jalan Raya Seminyak, Kelurahan Seminyak, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, Bali.

Dalam kejadian itu, ponsel jenis iPhone 11 yang ditaksir seharga Rp 10 juta milik korban dirampas oleh pelaku.

Kepala Seksi Humas Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi mengatakan, pelaku pencurian terhadap turis asing ini berinisial SO (40).

Saat ini, pelaku ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di sel tahanan Polsek Kuta untuk diproses hukum lebih lanjut.

“Pelaku melihat korban sedang memegang ponsel saat berjalan, kemudian pelaku langsung menarik paksa ponsel korban dan langsung dibawa kabur,” kata dia dalam keterangan tertulis pada Selasa (14/1/2025).

Baca juga: Tak Lepas Alas Kaki, Turis Arab dan Marbot Cekcok hingga Baku Hantam di Puncak Bogor

Ia mengungkapkan, peristiwa ini terjadi ketika korban bersama istrinya dan anaknya tengah berjalan kaki menuju tempat mereka menginap di sebuah vila di Seminyak, Kuta, pada Minggu (12/1/2025) sekitar pukul 20.00 Wita.

Saat itu, korban berjalan sambil memegang ponselnya.

Tiba-tiba, datang pelaku yang mengendarai sepeda motor dan langsung merampas ponsel dari tangan korban.

“Atas kejadian tersebut, korban kehilangan ponsel jenis iPhone 11 dan mengalami kerugian sebesar Rp 10.000.000,” kata dia.

Sukadi mengatakan, tim Reskrim Polsek Kuta yang menerima laporan korban lalu bergerak memburu pelaku.

Baca juga: Jambret di Pulo Mas Jakarta Timur, Acungkan Pistol dan Ancam Menembak

Hingga akhirnya, petugas menangkap pelaku di wilayah Pemogan, Kecamatan Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Senin (13/1/2025).

Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengakui telah melakukan aksi jambret di wilayah Kuta sebanyak tiga kali.

“Pelaku mengakui telah mengambil ponsel korban dan rencananya akan dijual. Hasilnya akan dipergunakan untuk kebutuhan sehari-hari,” kata dia.

Atas perbuatannya, SO dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman penjara maksimal 9 tahun.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

KUBET – Jokowi Disebut Lindungi Hasto, Ketua KPK: Penyidik Fokus kepada Perkara

JAKARTA, KOMPAS.com – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto menanggapi informasi yang menyebutkan bahwa Presiden Ke-7 RI Joko Widodo membantu melindungi Sekjen PDI-P Hasto Kristiyanto dalam kasus suap proses pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR dan perintangan penyidikan.

Setyo mengatakan, penyidik fokus dalam penanganan perkara dibandingkan pernyataan yang bersifat tuduhan.

“Selama kemudian itu sifatnya keterangan yang katanya sana, katanya situ, saya yakin penyidik tidak akan fokus kepada itu, tapi fokus kepada perkara,” kata Setyo, di Gedung Merah Putih, Jakarta, Selasa (14/1/2025).

Baca juga: Respons Jokowi Usai Disebut Melindungi Hasto Sebelum Jadi Tersangka KPK

Setyo juga mengatakan, penyidik pasti akan melakukan pemanggilan untuk orang yang berkaitan dengan perkara.

“Ya kalau pemeriksaan dilakukan pastinya karena ada kepentingan dan kesaksian-kesaksian itu relevan dengan perkara yang ditangani,” ujar dia.

Mengutip Tribunnews, Effendi Simbolon membantah adanya politisasi hukum terhadap penetapan tersangka oleh KPK terhadap Hasto Kristiyanto.

Pernyataan itu disampaikan Effendi, merespons soal adanya penilaian bahwa Hasto ditetapkan tersangka karena belakangan ini kerap berkomentar keras terhadap kebijakan pemerintahan Joko Widodo (Jokowi).

Menurut Effendi, sejauh ini justru Jokowi menjadi salah satu pihak yang membantu Hasto dari kejaran KPK.

Baca juga: Dasco Bantah Hasto Tidak Ditahan KPK karena Megawati Telepon Prabowo

Jokowi sendiri dalam pemberitaan Kompas.com sebelumnya telah menanggapi soal pernyataan Effendi.

Ia meminta menanyakan hal itu kepada Effendi.

“Melindungi seperti apa, tanya yang ngomong,” ujar Jokowi di Solo, Jawa Tengah, Kamis (9/1/2024).

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

KUBET – PDI-P Dikabarkan Utus Mediator, Gerindra Tunggu Izin Prabowo

JAKARTA, KOMPAS.com – Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad merespons kabar bahwa PDI-P mengutus mediator untuk mewujudkan pertemuan antara Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri dan Presiden RI Prabowo Subianto.

Dasco mengatakan, hingga saat ini, Gerindra belum mendapat kabar siapa mediator yang diutus PDI-P itu.

Jika sudah ada, kata dia, Gerindra juga akan mengirim utusan atas izin Prabowo.

“Ya sampai saat ini kita belum mendapatkan berita siapa yang dikirim. Tapi tentunya kalau memang ada nanti dengan seizin Pak Prabowo kan tentunya juga akan ditunjuk yang mewakili,” ujar Dasco di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (14/1/2025).

Baca juga: Dasco Gerindra: Prabowo dan Megawati Tak Pernah Bermusuhan, Saya Saksinya

Dasco mengatakan, dirinya belum mendapat pemberitahuan langsung dari Prabowo perihal utusan Gerindra.

Yang pasti, kata dia, segala hal akan disikapi dengan baik oleh Gerindra.

Sementara itu, Dasco menyebut pertemuan antara Prabowo dan Megawati sebenarnya bukan sesuatu yang luar biasa.

“Ini kan adalah hal yang baik-baik yang memang semestinya dilakukan, sehingga menurut saya ya kita akan tunggu semua yang hal baik yang akan terjadi dan berjalan,” imbuhnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

KUBET – Beasiswa LPDP 2025 Tahap 1 Dibuka 17 Januari, Catat Syaratnya

KOMPAS.com – Beasiswa LPDP 2025 Tahap 1 untuk jenjang S2 dan S3 resmi dibuka hari Jumat, 17 Januari 2025 nanti.

Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) melalui laman Instagram resminya, telah mengumumkan kabar ini.

Waktu yang ditunggu-tunggu segera tiba. Pendaftaran beasiswa LPDP tahap 1 tahun 2025 akan dibuka pada 17 Januari 2025 mendatang. Tandai kalendermu sekarang!” tulis akun Instagram @lpdp_ri pada Selasa, (14/1/2025). 

Baca juga: Persyaratan Beasiswa LPDP 2025: Minimal Nilai TOEFL S2 dan S3

LPDP merupakan beasiswa dari pemerintah yang dikelola Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk kuliah jenjang S2 dan S3. Baik kuliah di kampus dalam negeri dan luar negeri.

Pemerintah membiayai penuh kuliah para mahasiswa yang lolos. Selain itu ada uang saku bulanan dan dana pendukung pendidikan.

Pendaftar bisa berasal dari masyarakat umum, TNI, Polri, PNS dan masyarakat daerah afirmasi. Termasuk beasiswa bagi dokter, kader ulama, dan mahasiswa disabilitas.

Perlu diketahui, beasiswa LPDP dibuka dalam dua tahap. Bila tahap 1 dibuka bulan Januari, maka tahap 2 dibuka pertengahan tahun.

Ada beasiswa baru di LPDP 2025

Pada pengumuman resminya LPDP juga menyebutkan bahwa akan ada beasiswa baru.

Cek berkala laman resmi LPDP untuk ketentuan dan persyaratan beasiswa LPDP 2025 ada berbagai program baru lho!” tulis LPDP lagi.

Sementara, pada tahun 2024 pihak LPDP mengumumkan tujuh jenis beasiswa baru yaitu beasiswa prioritas untuk kuliah ke luar negeri. Bahkan, ada yang ikatan kerja.

Artinya setelah lulus kuliah dengan beasiswa, mahasiswa bisa langsung mendapatkan pekerjaan.

Beasiswa ini contohnya Program Beasiswa Kerja Sama Indonesia – Tiongkok Bidang Metalurgi Dan Sains Material.

Persyaratan Beasiswa LPDP 2025

Belum ada kepastian persyaratan dan jadwal resmi karena masih harus menunggu pengumuman dari LPDP.

Namun calon pelamar bisa mengecek gambaran persyaratan dari seleksi tahun sebelumnya.

Baca juga: Berapa Batas Usia Daftar Beasiswa LPDP S2-S3 2025? Paling Tua 47 Tahun


Jakarta Kota Termacet Ke-7 di Dunia, Naik 3 Peringkat dari 2023

KOMPAS.comJakarta tercatat menjadi kota termacet ketujuh di dunia. Data itu merujuk pada Global Traffic Scorecard 2024 yang dirilis oleh INRIX, perusahaan analisis data lalu lintas asal Amerika Serikat.

Posisi Jakarta sebagai kota termacet terbilang naik. Sebab, Jakarta sebelumnya hanya menempati peringkat kota termacet kesepuluh di dunia menurut INRIX pada 2023.

INRIX menetapkan Jakarta sebagai kota termacet ketujuh di dunia dalam Global Traffic Scorecard 2024 yang dirilis Januari 2025.

INRIX memberikan peringkat kota termacet di dunia 2024 berdasarkan data dan tren transportasi dari 946 kota di 37 negara seluruh dunia.

Laporan ini memberikan analisis penundaan perjalanan, biaya kemacetan, dan tren perjalanan di area-area dengan kepadatan tertinggi di dunia.

Baca juga: Cara Cek Kemacetan Jalan Menggunakan Waze dan Google Maps


Kota termacet di dunia 2024

Global Traffic Scorecard 2024 dibuat dengan membandingkan penundaan perjalanan, kecepatan, dan tren perjalanan di setiap wilayah metropolitan.

INRIX menghitung waktu perjalanan dengan melihat waktu yang dibutuhkan pengendara di setiap negara untuk pergi dan pulang dari pusat-pusat kota.

Hasil Global Traffic Scorecard 2024 menunjukkan, ibu kota Istanbul, Turkiye menjadi kota termacet di dunia pada 2024.

Warga Istanbul kehilangan 105 jam setahun akibat macet saat menyetir sepanjang 2024. Kemacetan pun membuat mereka hanya bisa berkendara dengan kecepatan 15 mil per jam atau 24 km/jam.

New York dan Chicago juga menjadi kota yang paling banyak kehilangan waktu akibat macet. Setiap pengemudi di kota itu kehilangan 102 jam per tahun.

Kemacetan tersebut disebabkan populasi warga yang besar dan meningkatnya permintaan kendaraan di jalanan perkotaan.

Permintaan kendaraan bermotor yang tumbuh lebih cepat daripada ketersediaan jalan raya, kemacetan lalu lintas dan penundaan perjalanan cenderung meningkat.

Bagi penumpang individu, jam yang hilang mencerminkan dampak kemacetan terhadap penumpang biasa di jalan raya. 

Baca juga: Belajar dari Aksi Koboi di Demak, Ini Cara Mengatasi Marah Saat Macet

Jakarta kota ke-7 termacet di dunia pada 2024

Sementara itu, studi INRIX menyatakan Jakarta menjadi kota termacet ketujuh di dunia pada 2024.

Setiap orang Jakarta tercatat kehilangan 89 jam dalam satu tahun akibat mengalami kemacetan di perjalanan.

Kondisi kemacetan itu meningkat 37 persen dari 2023. Tahun itu, pengemudi di Jakarta hanya kehilangan 65 jam per tahun akibat jalanan yang macet.

INRIX juga mencatat kecepatan rata-rata kendaraan bermotor di pusat kota Jakarta hanya 13 mil per jam atau 20 km/jam.

Berikut daftar sepuluh kota termacet di dunia 2024 menurut INRIX:

  1. Istanbul, Turkiye: kehilangan 15 jam per tahun akibat macet pada 2024 dibanding 91 jam pada 2023 dengan kecepatan 24 km/jam
  2. New York, Amerika Serikat: kehilangan 102 jam per tahun akibat macet dibanding 101 jam pada 2023 dengan kecepatan 20,9 km/jam
  3. Chicago, Amerika Serikat: kehilangan 102 jam per tahun akibat macet dibanding 96 jam pada 2023 dengan kecepatan 22,5 km/jam
  4. Meksiko City, Meksiko: kehilangan 97 jam per tahun akibat macet dibanding 96 jam pada 2023 dengan kecepatan 20,9 km/jam
  5. London, Inggris: kehilangan 101 jam per tahun akibat macet dibanding 99 jam pada 2023 dengan kecepatan 20,9 km/jam
  6. Paris, Perancis: kehilangan 97 jam per tahun akibat macet dibanding 97 jam pada 2023 dengan kecepatan 20,9 km/jam
  7. Jakarta, Indonesia: kehilangan 89 jam per tahun akibat macet dibanding 89 jam pada 2023 dengan kecepatan 20,9 km/jam
  8. Los Angeles, Amerika Serikat: kehilangan 88 jam per tahun akibat macet dibanding 83 jam pada 2023 dengan kecepatan 35,4 km/jam
  9. Cape Town, Afrika Selatan: kehilangan 94 jam per tahun akibat macet dibanding 83 jam pada 2023 dengan kecepatan 22,5 km/jam
  10. Brisbane, Australia: kehilangan 84 jam per tahun akibat macet dibanding 74 jam pada 2023 dengan kecepatan 33,7 km/jam

Demikian urutan kota termacet di dunia dari INRIX yang menempatkan Jakarta pada posisi ketujuh.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Usia Pensiun Pekerja RI 59 Tahun, Bagaimana di Negara-negara Tetangga?

JAKARTA, KOMPAS.com – Usia pensiun pekerja Indonesia naik satu tahun menjadi 59 tahun mulai Januari 2025. Ini merujuk pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 45 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Program Jaminan Pensiun.

Usia pensiun ini menjadi landasan pemanfaatan program jaminan pensiun Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS TK).

“Usia pensiun sebagaimana dimaksud pada ayat (2) selanjutnya bertambah 1 (satu) tahun untuk setiap 3 (tiga) tahun berikutnya sampai mencapai usia pensiun 65 (enam puluh lima) tahun,” sebagaimana bunyi dalam Pasal 15 ayat 3 PP Nomor 45 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Program Jaminan Pensiun, dikutip dari Antara, Selasa (7/1/2025).

Baca juga: Usia Pensiun Pekerja Jadi 59 Tahun untuk Pencairan JP BPJS Ketenagakerjaan

Ilustrasi pensiun, tabungan pensiun, dana pensiun. SHUTTERSTOCK/KHONGTHAM Ilustrasi pensiun, tabungan pensiun, dana pensiun.

Batas usia pensiun di Indonesia pertama kalinya ditetapkan adalah 56 tahun lewat PP 45 Tahun 2015. Kemudian pada 1 Januari 2019 usia pensiun menjadi 57 tahun dan bertambah satu tahun setiap tiga tahun.

Nah, bagaimana dengan usia pensiun di negara-negara tetangga? Kompas.com merangkum informasinya untuk Anda.

1. Malaysia

Usia pensiun di Malaysia adalah 60 tahun berdasarkan. Undang-Undang Usia Pensiun Minimum 2012 (MRAA). UU ini menetapkan usia pensiun bagi karyawan sektor swasta di Malaysia adalah  60 tahun.

Ini berarti perusahaan tidak dapat mengharuskan karyawan untuk pensiun sebelum berusia 60 tahun, kecuali untuk beberapa kasus khusus.

Baca juga: Aturan 4 Persen untuk Pensiun: Apakah Masih Efektif pada 2025?

Diperkenalkan 1 Juli 2013, MRAA telah menetapkan usia pensiun standar di seluruh sektor swasta, memastikan karyawan memiliki cukup waktu untuk membangun masa pensiun yang aman.