
JAKARTA, KOMPAS.com – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mengungkapkan bahwa perekrutan ahli siber dari sipil sebagai bagian dari satuan siber sudah mulai dilaksanakan.
Panglima Agus mengaku, sudah merekrut sejumlah ahli siber yang dulunya seorang peretas atau hacker sebagai tentara siber. Mereka ditempatkan di satuan siber yang dibentuk TNI.
“Saya sudah membentuk satuan siber yang di mana saya rekrut dari hacker-hacker, dan masyarakat yang memang memiliki kemampuan siber. Ini sudah mulai beroperasi,” kata Panglima dalam rapat kerja (raker) Komisi I DPR, Selasa (4/2/2025).
Selain ahli siber, Panglima juga merekrut ahli-ahli dari sipil untuk diperbantukan di bidang-bidang lain seperti produksi pertanian dan perikanan.
Baca juga: Soal Satuan Siber, Menhan: Dibutuhkan Teknologinya, Bukan Orangnya yang Banyak
Tak sampai situ, menurut Panglima, dokter-dokter psikologi juga telah direkrut sebagai tentara.
“Kemudian, dokter psikologi itu sangat dibutuhkan oleh TNI. Nah, kita berkoordinasi dengan universitas-universitas yang juga memberikan penyuluhan supaya juga adik-adik yang lulusan dari universitas bisa bergabung dengan TNI,” ujar mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) ini.
Kemudian, Panglima Agung mengatakan, TNI juga sudah berkoordinasi dengan Tim Nasional (Timnas) sepakbola Indonesia terkait perekrutan atlet sebagai TNI.
Baca juga: Alasan dan Tujuan Rekrutmen Tentara Siber bagi Warga Sipil, Panglimta TNI: Lebih Efisien
Adapun sebelumnya, Jenderal TNI Agus Subiyanto menyatakan, TNI berencana untuk merekrut masyarakat sipil yang ahli di bidang siber untuk menjadi tentara.
Agus mengatakan, langkah ini diambil karena lebih mudah dibandingkan mengajarkan prajurit TNI untuk menguasai bidang siber.
“Kalau di bidang lain seperti siber, saya merekrut khusus siber yang memang dia yang tadinya orang siber, sipilnya siber, kita jadikan tentara,” kata Panglima dalam rapat pimpinan (rapim) TNI di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur pada 31 Januari 2025.
“Dia punya kemampuan siber, bukan tentara yang kita jadikan orang siber itu akan susah,” ujarnya melanjutkan.
Baca juga: Saat TNI Buka Pintu bagi Warga Sipil untuk Jadi Tentara Siber…
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.